Mengkonfigurasi Control Panel Hosting
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Dalam kesempatan kali ini saya akan melakukan konfigurasi Control Panel Hosting yang nantinya akan ke halaman Ajenti. Control Panel Hosting berfungsi memudahkan kita dalam pengelolaan atau mengatur hosting.
Control Panel Hosting adalah sebuah tool yang dapat melakukan managemen aspek layanan hosting dan dapat menggunakan berbagai pengaturan dalam sistem admin.
Berikut adalah langkah-langkah melakukan Control Panel Hosting.
1.Kita masuk kedalam debian di VirtualBox, sebelum itu kita pastikan penggunaan interfaces network adapter terlebih dahulu.
- Untuk adapter pertama, kita gunakan Bridge Adapter.
- Untuk adapter kedua, kita pilih Host Only Adapter.
2. Setelah masuk ke Debian, kita konfigurasi IP Address kita yang terletak di enp0s3, kita gunakan IP yang satu network dengan IP Internet kita, dengan perintah nano /etc/network/interfaces.
3. Kemudian kita tambahkan IP kita di dalam file /etc/hosts, dengan perintah nano /etc/hosts.
4. Selanjutnya menambahkan IP Gateway dan IP Google didalam file /etc/resolv.conf, dengan perintah nano /etc/resolv.conf.
5. Untuk langkah selanjutnya kita install SSH. Jika ada opsi memilih [y/n], kalian pilih y setelah itu tekan enter.
6. Jika sudah selesai, kita lakukan reboot pada debian kita.
7. Selanjutnya kita beralih ke Putty, kita remote dengan Putty dengan cara masukkan IP Debian, lalu jika sudah klik open.
8. Kemudian kita cek repository kita, dengan perintah nano /etc/apt/sources.list. Disini saya menggunakan repository kartolo data utama surabaya. Jika sudah kalian save dengan ctrl x lalu tekan enter.
9. Lakukan update repository, dengan perintah apt-get update.
10. Selanjutnya kita tes ping google, untuk memastikan apakah tersambung ke jaringan internet.
11. Lalu kita tambahkan repository Ajenti, dengan perintah wget http://repo.ajenti.org/debian/key -O- | apt-key add -.
12. Kemudian tambahkan repository Ajenti di sources.list, dengan perintah echo "deb http://repo.ajenti.org/debian main main debian"| tee -a /etc/apt/sources.list .
14. Langkah selanjutnya kita install Ajenti, dengan perintah apt install ajenti.
15. Disini terlihat kita mendapatkan sertifikat key dengan port default 8000, username nya root, dan passwordnya admin.
16. Kita ubah akses kontrolnya dengan memberi tanda petik di angka 3600, untuk masuk ke akses kontrol menggunakan perintah nano /usr/share/pyshared/socketio/transports.py. untuk memudahka pencaharian angka 3600, bisa menggunakan ctrl + w lalu masukkan angka 3600. Jika sudah save dengan ctrl + x lalu enter.
17. Lakukan hal yang sama pada handler.py, untuk masuk kedalam handler.py kita gunakan perintah nano /usr/share/pyshared/socketio/handler.py .
18. Selanjutnya cek status Ajenti apakah active atau running, dengan perintah service ajenti status.
19. Restart Ajenti, dengan perintah service ajenti restart.
20. Selanjutnya kita coba pada client, disini saya menggunakan windows 10 sebagai client. Kita buka Google Chrome, masukkan alamat IP Address kalian, setelah itu klik opsi advanced.
21. Kemudian klik procced to IP Address kalian (unsafe).
22. Login menggunakan akun root, dan password admin.
23. Tampak tampilan Ajenti.
24. Untuk melihat traffic, kita bisa menambahkan widget dengan klik add widget.
25. Pilih bagian immediate traffic.
29. Setelah itu bisa kalian sesuaikan akses permission pada user yang anda buat, setelah sudah kita save dan restart.
31. Setelah itu save dan restart.
32. Kali ini kita akan menambah plugin NGINX, terlebih dahulu kita install NGINX di Ajenti.
33. Jika sudah di install, makan tampilannya akan seperti ini.
34. Selanjutnya kita coba apakah akan muncul tampilan NGINX dengan cara memasukkan http://ipaddress, maka akan muncul tampilan seperti ini.
36. Di bagian ini kira pilih y.









































Comments
Post a Comment