Konfigurasi Share Hosting dan Instalasi Wordpress
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Dalam kesempatan kali ini saya akan melakukan konfigurasi Share Hosting. Share Hosting adalah suatu layanan hosting berupa sebuah akun hosting diletakkan didalam satu server yang sama, dan menggunakan services bersama-sama.
Share Hosting tidak memerlukan biaya yang mahal, tetapi dibalik harga yang murah, terdapat kerugian yang berupa tingkat privasi dan performanya tidak sebaik dengan Dedicated Hosting.
Berikut adalah langkah-langkah melakukan Share Panel Hosting.
1. Pertama kita setting adapternya dahulu, dimulai dari adapter 1.
2. Selanjutnya adapter 2.
3. Lalu kita konfigurasi interface yang berada pada enp0s8. Untuk mengeceknya kita gunakan perintah cat /etc/network/interfaces.
.
4. Buat nama domain kita didalam file "namadns".
5. Lalu menuju tahap instal, disini kita instal bind9, dnsutils, apache2, w3m. Dengan perintah apt-get install bind9 dnsutils apache2 w3m.
6. Konfigurasikan domain zone yang terletak didalam file "named.conf.local". Dengan perintah nano /etc/bind/named.conf.local.
7. Kemudian copy "db.local" dan "db.127" kedalam file domain zone kalian.
8. Selanjutnya konfigurasikan domain kita didalam file "ip".
9. Masukkan ip enp0s8 virtual tadi kedalam file di masing - masing domain tadi.
10. Jika sudah, kita konfigurasi ip forwarders, dengan memasukan ip 8.8.8.8 didalam file "named.conf.options". Dengan perintah nano named.conf.options.
11. Kita tambahkan tanda "#" di nameserver 8.8.8.8. Dengan perintah nano /etc/resolv.conf.
12. Selanjutnya ujicoba domain servernya. dengan perintah nslookup namadomain.
13. Lalu uji ping pada domainnya. Dengan perintah ping namadomain.
14. Pengujian dengan dig. Dengan perintah dig namadomain.
15. Mengkonfigurasi apache2 dengan diawali mengubah default direktori yang semula "/var/www/html " menjadi "/home". Dengan perintah nano /etc/apache2/apache2.conf.
16. Masuk ke direktori "sites-available". Dengan perintah cd /etc/apache2/sites-available.
19. Lalu kita cek apakah default sitenya aktif. Dengan perintah a2ensite 000-default.conf.
25. Restart apache2.
26. Menguji dengan w3m. Dengan perintah w3m namadomain. Contohnya w3m www.kelompok2.net. Lakukan kesemua domain.
31. Masukkan perintah iptables -t nat -A POSTROUTING -o enp0s3 -j MASQUERADE.
35. Kemudian ping ketiga DNS di Command Prompt.
36. Kita akses domain kita di web browser kita. Disini saya menggunakan Microsoft Edge.
36. Selanjutnya kita akan ketahap menginstal Wordpress didalam Debian, pertama kita instal Wordpress dan Mariadb-server. Dengan perintah apt install wordpress mariadb-server.
37. Kemudian instal database untuk Wordpress. Dengan perintah mysql_secure_installation. Dan jika ada opsi "y/n" kita pilih yes sampai proses instalasi selesai.
38. Langkah selanjutnya kita hapus "index.html".
39. Copy isi Wordpress kedalam folder home kita. Contoh perintahnya cp -r /usr/share/wordpress* /home/kelompok2/.
40. Selanjutnya kita buat file baru dengan nama "config-namadomain.php". Contoh perintahnya nano /etc/wordpress/config-kelompok2.net.php. Jika sudah masuk, kemudian ketikkan semua konfig dibawah ini:
<?php
define ('DB_NAME', 'wordpress');
define ('DB_USER', 'wordpress');
define ('DB_PASSWORD', 'Password=fajar123');
define ('DB_HOST', 'localhost');
define ('WP_CONTENT_DIR', '/home/kelompok2/wp-content');
?>
define ('DB_NAME', 'wordpress');
define ('DB_USER', 'wordpress');
define ('DB_PASSWORD', 'Password=fajar123');
define ('DB_HOST', 'localhost');
define ('WP_CONTENT_DIR', '/home/kelompok2/wp-content');
?>
<?php
define ('DB_NAME', 'wordpress2');
define ('DB_USER', 'wordpress2');
define ('DB_PASSWORD', 'Password=fajar123');
define ('DB_HOST', 'localhost');
define ('WP_CONTENT_DIR', '/home/riyan222/wp-content');
?>
define ('DB_NAME', 'wordpress2');
define ('DB_USER', 'wordpress2');
define ('DB_PASSWORD', 'Password=fajar123');
define ('DB_HOST', 'localhost');
define ('WP_CONTENT_DIR', '/home/riyan222/wp-content');
?>
<?php
define ('DB_NAME', 'wordpress3');
define ('DB_USER', 'wordpress3');
define ('DB_PASSWORD', 'Password=fajar123');
define ('DB_HOST', 'localhost');
define ('WP_CONTENT_DIR', '/home/kitabisa222/wp-content');
?>
define ('DB_NAME', 'wordpress3');
define ('DB_USER', 'wordpress3');
define ('DB_PASSWORD', 'Password=fajar123');
define ('DB_HOST', 'localhost');
define ('WP_CONTENT_DIR', '/home/kitabisa222/wp-content');
?>
43. Kemudian kita edit file "wp.sql" untuk membuat database untuk ketiga domainnya. Dengan perintah nano ~/wp.sql. lalu masukkan atau ketikkan konfig seperti dibawah ini:
CREATE DATABASE wordpress;
GRANT SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE, CREATE, DROP, ALTER
ON wordpress.*
TO wordpress@localhost
IDENTIFIED BY 'Password=fajar123';
FLUSH PRIVILEGES;
CREATE DATABASE wordpress2;
GRANT SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE, CREATE, DROP, ALTER
ON wordpress2.*
TO wordpress2@localhost
IDENTIFIED BY 'Password=fajar123';
FLUSH PRIVILEGES;
CREATE DATABASE wordpress3;
GRANT SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE, CREATE, DROP, ALTER
ON wordpress3.*
TO wordpress3@localhost
IDENTIFIED BY 'Password=fajar123';
44. Langkah selanjutnya kita masukkan databasenya dengan perintah cat ~/wp.sql | mysql --defaults-extra-file=/etc/mysql/debian.cnf.
45. Kemudian kita ketahap menginstal Wordpress di Browser, dengan kunjungi www.kelompok2.net, jika sudah maka kita akan dibawa ke halaman instalasi untuk Wordpress. Disini kita tentukan nama situs, username, dan password, serta isikan email addressnya.
46. Jika sudah, lanjut ke bagian instal Wordpress.
47. Jika sudah terinstal, kemudian kita akan login dengan username dan password yang tadi kita buat.
49. Lakukan hal yang sama pada www.riyan222.com.
50. Lakukan juga di www.kitabisa222.ok.




























































Comments
Post a Comment